Wali Kota Adhan Tekankan Etika dan Disiplin ASN, Wajib Kenakan Atribut Merah Putih Selama Agustus

GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk menjaga etika, meningkatkan disiplin, serta mengutamakan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel bersama ASN, PPPK penuh waktu, dan PPPK paruh waktu di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo, Senin (27/7/2026).

Dalam arahannya, Adhan menegaskan bahwa setiap aparatur memiliki hak untuk menyampaikan kritik maupun masukan kepada pimpinan. Namun, kritik yang disampaikan harus tetap menjunjung etika, berdasarkan data dan fakta, serta tidak mengandung unsur fitnah.

“Silakan mengkritik, termasuk kepada saya. Tetapi harus dengan etika dan berdasarkan fakta, bukan fitnah,” tegas Adhan.

Selain menekankan pentingnya etika berkomunikasi, Adhan juga mengingatkan seluruh pegawai agar mematuhi aturan kedinasan, khususnya terkait perizinan ketika hendak meninggalkan kantor pada jam kerja.

Menurutnya, surat izin keluar bukan sekadar administrasi, melainkan bagian dari sistem pengawasan sekaligus bentuk perlindungan bagi pegawai apabila terjadi sesuatu selama berada di luar kantor.

Dalam kesempatan tersebut, Adhan turut meminta para camat dan lurah agar lebih aktif turun langsung ke tengah masyarakat. Ia menilai kehadiran pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan sangat penting untuk memastikan setiap persoalan warga dapat segera ditangani.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota juga menginstruksikan seluruh ASN dan PPPK untuk mendukung pelaksanaan Bulan Wawasan Kebangsaan yang akan dimulai pada 1 Agustus 2026.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan dan semangat patriotisme, seluruh aparatur diminta mengenakan atribut bernuansa merah putih selama bulan Agustus.

Adhan berharap momentum Bulan Wawasan Kebangsaan tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan atribut, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh aparatur untuk meningkatkan semangat pengabdian, memperkuat persatuan, serta memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Sebagai aparatur pemerintah, kita harus menjadi teladan bagi masyarakat. Jaga disiplin, kekompakan, dan berikan pelayanan terbaik demi kemajuan Kota Gorontalo,” pungkasnya.