Gorontalo – 17 Februari 2025 — Kegiatan Motenggeyamo yang digelar Senin malam (17/2/2025) pukul 21.21 WITA di Rumah Dinas Wali Kota Kota Gorontalo berlangsung khidmat. Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai pemangku kepentingan daerah.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, menyampaikan sejumlah pesan penting menjelang bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan di tengah masyarakat tidak seharusnya menjadi sumber perdebatan.
“Perbedaan-perbedaan yang terjadi, terlebih ketika sudah ada yang memulai lebih awal pada hari Rabu, merupakan sebuah rahmat. Karena itu tidak perlu diperdebatkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya ketaatan masyarakat terhadap keputusan pemerintah. Menurutnya, perbedaan hendaknya disikapi dengan bijak sebagai bagian dari keberagaman.
“Kita sebagai masyarakat yang taat kepada pemerintah, sudah sepatutnya mengikuti keputusan yang telah ditetapkan. Perbedaan jangan dijadikan sebagai bahan perdebatan, karena perbedaan adalah rahmat,” katanya.
Menjelang Ramadan, Irwan mengajak masyarakat mempersiapkan diri secara spiritual dengan memperbanyak doa dan harapan agar diberikan kesehatan serta kesempatan menjalankan ibadah dengan khusyuk.
“Menjelang Ramadan ini, mari kita memohon kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan, dipanjangkan umur, serta diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk. Insyaallah seluruh masyarakat dijauhkan dari mara bahaya,” tuturnya.
Terkait operasional rumah makan selama bulan Ramadan, ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menerbitkan surat edaran yang mengatur jam operasional.
“Pemerintah sudah memberikan edaran bahwa rumah makan diperbolehkan buka mulai pukul 15.00 WITA,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati di tengah masyarakat yang mayoritas menjalankan ibadah puasa. Aktivitas perdagangan tetap diperbolehkan, namun harus mengikuti ketentuan waktu yang berlaku.
“Mari kita saling menghargai saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa. Berjualan tidak dilarang, tetapi waktunya diatur,” ujarnya.
Irwan turut mengimbau para pelaku usaha agar mematuhi aturan tersebut demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama selama Ramadan.
Selain itu, ia memastikan aspek keamanan telah dikoordinasikan oleh aparat bersama Forkopimda sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan lancar.
“Seluruh aparat kepolisian bersama Forkopimda telah melaksanakan rapat koordinasi terkait pengamanan. Insyaallah, pelaksanaan ibadah Ramadan dapat berlangsung dengan lebih khusyuk,” katanya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan suasana kondusif selama bulan suci.
“Kami berharap kita semua dapat menjaga stabilitas keamanan, serta menciptakan suasana yang kondusif agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk demi kebaikan bersama,” pungkasnya.
Reporter : Juriyati_Rajak






Leave a Reply