Legislatif – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Haya-Haya Padengo dalam rangka menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kelangkaan Gas LPG 3 Kg di sejumlah wilayah.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II beserta Anggota Komisi serta didampingi oleh Kepala Hiswana Migas, Kepala Bidang ESDM, serta pejabat fungsional dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag).
Dalam kesempatan tersebut, rombongan Komisi II melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengisian dan distribusi LPG 3 Kg guna memastikan ketersediaan stok serta kelancaran penyaluran kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang berhak menerima subsidi.
Ketua Komisi II, Mikson Yapanto, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat DPRD terhadap keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami turun langsung untuk memastikan apakah memang terjadi kekurangan stok atau ada kendala dalam proses distribusi. LPG 3 Kg ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat kecil, sehingga ketersediaannya harus benar-benar terjamin,” ujar Mikson.
Ia menegaskan bahwa Komisi II akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak terjadi penimbunan maupun penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sementara itu, pihak SPPBE Haya-Haya Padengo menjelaskan bahwa secara kuota, pasokan LPG 3 Kg tetap berjalan sesuai jadwal, namun terdapat peningkatan permintaan di beberapa titik yang menyebabkan terjadinya kekosongan sementara di tingkat pangkalan.
Melalui kunjungan ini, Komisi II berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, Hiswana Migas, dan para agen maupun pangkalan untuk memastikan distribusi LPG 3 Kg berjalan lancar dan merata, sehingga kelangkaan yang dikeluhkan masyarakat dapat segera teratasi.





Leave a Reply