GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan yang dibuka secara resmi pada Selasa (10/3/2026) pukul 22.00 WITA di Aula Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota Gorontalo, para Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta perwakilan berbagai elemen masyarakat. Rakorev ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian kinerja pemerintahan sekaligus menyelaraskan program pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya merupakan hasil kerja birokrasi, tetapi juga lahir dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian yang berhasil diraih Pemerintah Kota Gorontalo dalam satu tahun terakhir, termasuk puluhan penghargaan yang diterima sebagai bentuk pengakuan atas kinerja pemerintahan.
“Penghargaan yang diraih ini merupakan hasil kerja keras bersama. Bukan hanya pemerintah, tetapi juga dukungan dan partisipasi masyarakat Kota Gorontalo,” ujarnya.
Memasuki bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Gorontalo juga berkomitmen menghidupkan kembali berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari penguatan nilai religius di tengah masyarakat. Sejumlah agenda telah disiapkan, di antaranya perlombaan lagu religi yang melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta rencana pelaksanaan kembali tradisi malam takbiran yang sebelumnya sempat tidak dilaksanakan.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Gorontalo bersama Wakil Wali Kota, Indra Gobel, juga terus menegaskan komitmen dalam menjaga moderasi beragama dan memperkuat toleransi antarumat beragama di daerah.
Pemerintah daerah memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perlakuan yang setara tanpa memandang latar belakang agama, termasuk memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan lintas umat sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan dan stabilitas sosial di Kota Gorontalo.
Selain itu, dalam sektor ekonomi, Pemerintah Kota Gorontalo tetap memprioritaskan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan serta penyediaan ruang usaha bagi para pelaku UMKM.
Wali Kota mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo saat ini mencapai sekitar 6,8 persen, angka yang dinilai melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
Meski di tengah keterbatasan anggaran untuk pelaksanaan peringatan hari ulang tahun Kota Gorontalo tahun ini, pemerintah memastikan bahwa pelayanan dasar kepada masyarakat serta penguatan ekonomi kerakyatan tetap menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.
Melalui Rakorev ini, Pemerintah Kota Gorontalo berharap seluruh perangkat daerah dapat semakin memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjalankan program pembangunan, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan kehidupan masyarakat yang harmonis di Kota Gorontalo.
Reporter : Juriyati R.






Leave a Reply