Bukan sekadar menyampaikan program, Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel memilih berbicara langsung soal peran masyarakat dalam membangun kota saat menghadiri silaturahmi dengan warga di Kelurahan Limba B, Sabtu (11/4/2026), dalam rangkaian HUT ke-298 Kota Gorontalo.
Dalam sambutannya, Wawali Indra menegaskan bahwa satu tahun kepemimpinan bersama Wali Kota Adhan telah diisi dengan berbagai langkah nyata, termasuk raihan penghargaan sebagai indikator keseriusan pemerintah dalam membenahi kota.
“Artinya apa? Ini bukti bahwa kami serius bersama jajaran pemerintah kota untuk memperbaiki Kota Gorontalo agar lebih layak dan kesejahteraan masyarakatnya meningkat,” ujarnya.
Memasuki tahun kedua, pemerintah kota mulai bergerak lebih aktif turun langsung ke masyarakat melalui agenda keliling 50 kelurahan.
Menurutnya, langkah ini bukan hanya soal sosialisasi, tetapi membangun keterlibatan bersama lintas sektor.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami datang bersama mitra, ada BNN, BPS, bea cukai, kepolisian, supaya masyarakat tahu bahwa semua punya peran dalam menjaga kota ini,” jelasnya.
Ia juga menyoroti potensi ekonomi lokal yang dinilai masih belum maksimal, termasuk sektor perikanan.
Produk unggulan seperti tuna, kata dia, memiliki kualitas tinggi namun belum sepenuhnya membawa identitas Gorontalo.
“Potensinya luar biasa, tapi labelnya bukan dari Gorontalo. Ini yang harus kita pikirkan bersama,” ungkapnya.
Di sisi lain, kawasan Kota Selatan disebut sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi, terutama perdagangan dan UMKM. Karena itu, perhatian terhadap pelaku usaha kecil terus didorong, termasuk melalui dukungan perbankan.
“UMKM kita harus naik kelas. Kami minta dukungan, termasuk dari perbankan, agar mereka bisa dapat akses permodalan dan pendampingan,” tegasnya.
Tak hanya ekonomi, isu sosial juga menjadi perhatian. Wawali Indra menyinggung pentingnya perlindungan anak serta peran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Selain itu, persoalan kebersihan juga disorot sebagai konsekuensi dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat.
“Kalau ekonomi naik, sampah juga pasti naik. Itu tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah,” katanya.
Ia menjelaskan, sejak awal masa jabatan, pemerintah kota telah mengambil langkah cepat dengan menambah armada pengangkut sampah di setiap wilayah, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Di akhir penyampaiannya, Wawali Indra mengajak masyarakat untuk tidak hanya menuntut pelayanan, tetapi juga ikut berkontribusi, termasuk dalam kewajiban seperti pembayaran pajak dan retribusi.
“Kalau kita kompak, kota ini akan jadi lebih baik, ekonominya meningkat, masyarakatnya sejahtera, dan lingkungannya juga terjaga,” tutupnya






Leave a Reply