Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah Saung Tani BPPSDMP Kementerian Pertanian, yang saat ini progres pembangunannya telah mencapai sekitar 90 hingga 95 persen.

Saung bernuansa bambu dengan desain estetik tersebut merupakan hasil rancangan para penyuluh pertanian dan dipersiapkan sebagai ikon serta pusat aktivitas para penyuluh Kementerian Pertanian selama pelaksanaan PENAS XVII 2026.
Suasana persiapan di lokasi saung pun semakin terlihat. Berbagai komoditas unggulan Provinsi Gorontalo, seperti padi, jagung, dan kacang tanah, mulai ditata dengan rapi. Tak hanya itu, untuk menghadirkan tampilan yang lebih menarik, panitia juga mendatangkan sejumlah tanaman hias premium dari Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Salah satu Penyuluh Kementerian Pertanian, Rini, mengatakan bahwa saat ini pembangunan telah memasuki tahap akhir.
“Saat ini posisinya sudah berada di tahap akhir pengerjaan. Fokus kami tinggal merampungkan beberapa detail penting, seperti pemasangan dekorasi gantung dan finishing lantai menggunakan rumput sintetik,” ujarnya.
Menurutnya, dengan waktu persiapan yang masih tersedia, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sesuai jadwal sehingga Saung Tani BPPSDMP dapat tampil maksimal saat PENAS XVII 2026 resmi digelar.
Keberadaan Saung Tani BPPSDMP diharapkan mampu menjadi etalase inovasi dan teknologi pertanian terintegrasi yang diperkenalkan kepada ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan progres yang telah mencapai 95 persen, Saung Tani BPPSDMP Kementerian Pertanian optimistis siap menyambut dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dalam ajang PENAS XVII 2026.
Reporter : Ica






Leave a Reply