UMKM Asal Solo Raup Peluang Ekonomi di Tengah Ramainya PENAS XVII Gorontalo

Gorontalo – Perhelatan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan di Gorontalo tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan pertukaran pengetahuan bagi insan pertanian dari seluruh Indonesia, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

Salah satu yang merasakan dampak positif tersebut adalah Edi, pelaku UMKM asal Solo, Jawa Tengah, yang turut ambil bagian dalam penjualan suvenir resmi PENAS XVII. Bersama rombongan yang berjumlah sekitar 25 pelaku UMKM dari Solo, ia menawarkan berbagai produk, mulai dari kaos, tas, gantungan kunci, pulpen hingga pakaian anak yang seluruhnya menggunakan logo resmi PENAS.

 

Edi mengungkapkan, keikutsertaannya dalam kegiatan nasional tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan pemerintah. Ia pun mengaku telah empat kali mengikuti penyelenggaraan PENAS yang digelar setiap lima tahun sekali.

 

“Alhamdulillah sudah empat kali ikut PENAS. Penjualannya juga alhamdulillah selalu bagus,” ujarnya.

 

Menurutnya, penjualan selama pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo menunjukkan hasil yang menggembirakan. Produk-produk yang ditawarkan dengan harga terjangkau mendapat sambutan positif dari para pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

 

Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat Gorontalo dan peserta PENAS menjadi salah satu faktor yang mendorong ramainya transaksi selama kegiatan berlangsung. Bahkan, lapak penjualan suvenir masih dipadati pembeli hingga larut malam.

 

“Antusias masyarakat di Gorontalo sangat luar biasa. Sampai malam pun masih banyak yang datang membeli,” katanya.

 

Keikutsertaan puluhan pelaku UMKM dari Solo dalam PENAS XVII menjadi bukti bahwa kegiatan nasional ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah pertukaran informasi dan inovasi di sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi serta pemberdayaan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Melalui momentum tersebut, PENAS XVII diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi petani dan nelayan, tetapi juga bagi masyarakat dan pelaku usaha yang turut berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut.

 

Reporter :  Ica