Gusnar Ismail Ungkap Tiga Provinsi dengan Jumlah Peserta Terbanyak di PENAS XVII Gorontalo

Gorontalo – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengungkapkan tiga provinsi dengan jumlah peserta terbanyak pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Kabupaten Gorontalo, Jumat (20/6).

 

Dalam sambutannya pada pembukaan PENAS XVII, Gusnar menyebut jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai sekitar 13 ribu orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, Sulawesi Utara menjadi provinsi dengan peserta terbanyak, yakni sebanyak 1.574 orang.

 

Posisi kedua ditempati Sulawesi Tengah dengan jumlah peserta sebanyak 901 orang, disusul Kalimantan Timur dengan 657 peserta.

 

“Jumlah peserta yang sudah terdaftar sekitar 13 ribu orang. Peserta terbanyak berasal dari Sulawesi Utara sebanyak 1.574 orang, Sulawesi Tengah 901 orang, dan Kalimantan Timur 657 orang,” ujar Gusnar.

 

Menurutnya, tingginya jumlah peserta yang hadir menunjukkan besarnya antusiasme petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk mengikuti pertemuan nasional tersebut. Bahkan, masih terdapat peserta dari Sulawesi Tengah yang terus berupaya memperoleh tiket menuju Gorontalo agar dapat bergabung dalam rangkaian kegiatan PENAS XVII.

 

Gusnar menilai semangat para peserta menjadi bukti kuat komitmen petani dan nelayan dalam mendukung program swasembada pangan nasional serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu lumbung pangan dunia.

 

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, pihak swasta, serta seluruh masyarakat Gorontalo yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan PENAS XVII.

 

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran pelaksanaan agenda nasional yang mempertemukan ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia tersebut.

 

Gusnar berharap semangat kebersamaan yang tercermin selama pelaksanaan PENAS XVII dapat semakin memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam memajukan sektor pertanian dan perikanan, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan nasional.

 

Reporter : Ica