Wali Kota Bitung Jajal Drone Pertanian di PENAS XVII, Teknologi Sawah Modern Curi Perhatian

Gorontalo – Kehadiran berbagai inovasi pertanian pada Gelar Teknologi Pekan Nasional (PENAS) XVII KTNA Tahun 2026 tidak hanya menarik minat petani dan penyuluh, tetapi juga para kepala daerah yang hadir. Salah satunya Wali Kota Bitung yang tampak antusias menyaksikan sekaligus mencoba langsung teknologi drone pertanian yang dipamerkan di kawasan Gelar Teknologi, Kabupaten Gorontalo.

 

Saat mengunjungi area pameran, Wali Kota Bitung menyempatkan diri melihat dari dekat demonstrasi Drone Pertanian Garuda T25P yang menjadi salah satu teknologi unggulan pada PENAS XVII. Bahkan, ia turut menjajal pengoperasian drone yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas pertanian modern.

 

Momen tersebut menjadi perhatian para pengunjung yang memadati lokasi demonstrasi. Puluhan peserta tampak mengabadikan saat drone lepas landas dan bermanuver di atas area persawahan yang dijadikan lokasi peragaan teknologi.

 

Drone Garuda T25P merupakan salah satu teknologi pertanian presisi yang dapat dimanfaatkan untuk penyemprotan pupuk dan pestisida secara lebih efisien. Selain itu, teknologi berbasis udara tersebut juga mendukung pemantauan kondisi tanaman sehingga petani dapat mengambil langkah penanganan secara lebih cepat dan tepat.

 

Tidak sedikit peserta yang mengaku baru pertama kali menyaksikan secara langsung penggunaan drone dalam kegiatan pertanian. Kehadiran teknologi tersebut menjadi bukti bahwa modernisasi sektor pertanian terus berkembang dan semakin mudah diakses oleh para pelaku usaha tani.

 

Gelar Teknologi PENAS XVII sendiri menghadirkan beragam inovasi di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan. Mulai dari alat dan mesin pertanian modern, teknologi energi terbarukan, hingga sistem digital yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

 

Antusiasme yang ditunjukkan Wali Kota Bitung mencerminkan bahwa transformasi teknologi pertanian kini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Dukungan para pemangku kebijakan dinilai penting untuk mempercepat adopsi teknologi di kalangan petani dan mendorong lahirnya sektor pertanian yang lebih maju dan berdaya saing.

 

Melalui PENAS XVII, para peserta tidak hanya memperoleh kesempatan bertukar pengalaman, tetapi juga dapat melihat secara langsung berbagai inovasi yang diproyeksikan menjadi bagian dari wajah pertanian Indonesia di masa depan.

 

Reporter : Ahmad