Wawali Indra Gobel Tutup Sewindu Warga Amal, Puji Eratnya Persaudaraan Lintas Profesi

GORONTALO – Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel resmi menutup seluruh rangkaian perayaan Sewindu Warga Amal yang dipusatkan di Warkop Amal, Kota Gorontalo, Minggu (13/9/2026).

Dalam sambutannya, Indra memberikan apresiasi terhadap soliditas dan ikatan kekeluargaan yang selama ini terbangun di tengah komunitas Warga Amal.

Menurutnya, Warga Amal bukan sekadar ruang berkumpul, tetapi telah menjadi wadah yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dan profesi dalam suasana penuh keakraban.

Indra menilai, kuatnya hubungan yang terjalin di antara warga maupun para pengunjung Warkop Amal menunjukkan bahwa komunitas tersebut telah memiliki akar persaudaraan yang begitu kuat.

“Ini persaudaraannya sudah seperti puluhan tahun, bahkan di sini lintas profesi,” ungkap Indra.

Sementara itu, Ketua Panitia Sewindu Warga Amal, Hi. Dako, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak 10 September 2026.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari kerja keras panitia serta dukungan berbagai pihak.

“Dinamika dan proses panjang yang dilalui panitia terbayar tuntas berkat solidnya dukungan berbagai pihak. Terima kasih kami ucapkan,” ujarnya.

Sisa Dana Rp10,5 Juta Disalurkan ke Panti Asuhan

Ada momen yang menarik perhatian dalam penutupan perayaan Sewindu Warga Amal. Panitia memilih untuk tidak membagikan sisa keuntungan finansial dari kegiatan kepada pihak-pihak yang terlibat.

Sebaliknya, seluruh sisa dana kegiatan sebesar Rp10.575.000 disepakati untuk disalurkan kepada anak-anak panti asuhan.

Keputusan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial komunitas Warga Amal. Warkop yang selama ini dikenal sebagai tempat berkumpul dan bersilaturahmi, juga berupaya menjadi ruang untuk berbagi dan menebarkan manfaat bagi sesama.

Dengan aksi sosial tersebut, perayaan Sewindu Warga Amal tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan delapan tahun komunitas, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan akan semakin bermakna ketika diwujudkan dalam kepedulian terhadap orang lain.

Perayaan Sewindu Warga Amal akhirnya ditutup dalam suasana penuh keakraban melalui doa bersama dan kebersamaan seluruh warga serta pengunjung.

Semangat persaudaraan yang telah terbangun diharapkan terus terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya, melintasi perbedaan profesi, usia, maupun latar belakang.