Transformasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi fokus utama dalam penguatan ekonomi lokal di Kota Gorontalo.
Dalam pemaparan bersama pemerintah daerah di ruang pola kantor wali kota, Rabu (1/4/2026), Bank Tabungan Negara (BTN) menegaskan komitmennya untuk mendorong digitalisasi UMKM melalui berbagai program pendampingan dan pengembangan kapasitas.
Kepala Departemen Business Banking Division Kantor Pusat BTN, Sutopo menyampaikan bahwa digitalisasi menjadi kunci agar UMKM mampu berkembang dan naik kelas di tengah persaingan ekonomi yang semakin berbasis teknologi.
“Pengembangan UMKM ke depan tidak bisa lepas dari digitalisasi. Karena itu, kami akan fasilitasi pendampingan dan pelatihan agar pelaku usaha bisa beradaptasi dan berkembang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk pembiayaan, tetapi juga mencakup penguatan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi, baik untuk pengelolaan usaha maupun perluasan akses pasar.
Program ini akan diselaraskan dengan prioritas pemerintah daerah, sehingga proses digitalisasi UMKM dapat berjalan lebih terarah dan menyentuh kebutuhan riil pelaku usaha di lapangan.
Selain itu, BTN juga akan mendorong keterlibatan koperasi usaha sebagai bagian dari ekosistem digital UMKM, khususnya dalam memperkuat akses permodalan dan pengembangan usaha berbasis teknologi.
Tak kalah penting, digitalisasi juga akan menyasar generasi muda, dengan mendorong lahirnya wirausaha baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan UMKM di Kota Gorontalo mampu bertransformasi dari usaha konvensional menuju usaha berbasis digital, sehingga lebih kompetitif dan berkelanjutan di era ekonomi digital.






Leave a Reply