GORONTALO – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan berbagai capaian sektor pertanian nasional saat menyampaikan laporan pada puncak Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan Tahun 2026 yang dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Gorontalo, Selasa (23/6).
Dalam laporannya, Amran menyampaikan bahwa PENAS XVII diikuti perwakilan dari 38 provinsi dan lebih dari 400 kabupaten/kota. Menurutnya, para peserta tersebut merepresentasikan sekitar 162 juta petani dan 14 juta nelayan di seluruh Indonesia.
Di hadapan Presiden Prabowo, Menteri Pertanian juga memaparkan sejumlah capaian strategis sektor pertanian. Salah satunya adalah penurunan harga pupuk sebesar 20 persen yang dinilai memberikan dampak positif terhadap biaya produksi petani.
Selain itu, berdasarkan data Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), produksi beras Indonesia mencapai 38 juta ton sehingga menempatkan Indonesia pada peringkat keempat dunia sebagai negara produsen beras terbesar.
Amran juga mengungkapkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) telah mencapai angka 127. Capaian tersebut disebut sebagai yang tertinggi dalam kurun waktu 34 tahun terakhir, sekaligus mencerminkan meningkatnya kesejahteraan petani.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi sektor pertanian tercatat sebesar 5,74 persen, tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Sementara nilai ekspor pertanian mencapai Rp166 triliun dan penurunan impor beras diperkirakan memberikan keuntungan ekonomi hingga Rp200 triliun bagi petani Indonesia.
Menutup laporannya, Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program strategis, seperti hilirisasi komoditas pertanian, penyediaan bibit gratis, serta penegakan hukum terhadap berbagai penyimpangan di sektor pertanian.
“Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia,” ujar Amran.
Puncak PENAS XVII Petani Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku utama sektor pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan serta kedaulatan pangan nasional.
Reporter : Ahmad





Leave a Reply