Langkah Awal Sarjana FSB UNG: Dari Akademik Menuju Pengabdian Nyata

Gorontalo, 7 April 2026 – Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengukuhkan 41 mahasiswa dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Gedung Sumberia Ballroom, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen kebahagiaan bagi para lulusan, tetapi juga menandai awal perjalanan baru menuju dunia profesional dan pengabdian masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I Bidang Akademik menegaskan bahwa capaian para wisudawan bukan sekadar angka akademik, melainkan hasil dari ketekunan, dedikasi, dan semangat belajar selama menempuh pendidikan.

 

Ia juga menyampaikan bahwa pada periode ini belum terdapat lulusan dengan predikat cum laude, mengingat rata-rata masa studi berada pada kisaran empat tahun dua hingga tiga bulan. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi kualitas dan potensi para lulusan.

 

“Ibarat pohon yang kokoh, akar ilmu yang kalian miliki hari ini akan menentukan seberapa tinggi kalian tumbuh di masa depan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, menekankan bahwa pengukuhan merupakan fase transisi dari mahasiswa menjadi sarjana yang memiliki tanggung jawab lebih besar.

 

“Pengukuhan ini adalah akhir dari satu perjalanan, tetapi juga awal dari perjalanan yang lebih besar. Kalian kini berada pada fase baru sebagai sarjana yang dituntut mandiri dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

 

Ia juga mengapresiasi berkembangnya tradisi publikasi ilmiah di lingkungan FSB. Tercatat, puluhan mahasiswa telah berhasil mempublikasikan artikel pada jurnal terindeks, yang menjadi indikator kualitas akademik sekaligus kontribusi intelektual mahasiswa.

 

“Tradisi publikasi ini harus terus dijaga sebagai bukti nyata kualitas akademik,” tegasnya.

 

Dekan Fakultas Sastra dan Budaya turut menyampaikan kebanggaannya atas capaian akademik para lulusan. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tercatat tinggi, yakni 3,71 untuk Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3,70 untuk Pendidikan Bahasa Inggris, dan 3,52 untuk Sendratasik.

 

Selain itu, penghargaan diberikan kepada mahasiswa yang berhasil mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal terindeks, dengan rincian sekitar 8 mahasiswa pada SINTA 3 dan 20 mahasiswa pada SINTA 4. Penghargaan diberikan khusus bagi artikel yang telah resmi terbit.

 

Pengukuhan ini menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk terus berkembang dan berkontribusi di tengah masyarakat. Dengan bekal ilmu dan pengalaman selama kuliah, mereka diharapkan mampu berkarya, berinovasi, serta memberikan dampak nyata.

 

“Jangan berhenti di sini. Teruslah melangkah, karena masa depan menanti karya dan pengabdian kalian,” menjadi pesan penutup yang menguatkan semangat para lulusan.

 

Reporter : Alya N