Kota Gorontalo, 7 April 2026 — Pemerintah Kota Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam pembangunan daerah, khususnya di wilayah Kecamatan Kota Utara yang mendapatkan sejumlah proyek strategis meski di tengah keterbatasan anggaran.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meidi Novita, dalam kegiatan silaturahmi Wali Kota bersama masyarakat Kelurahan Dulomo Utara, Senin (7/4). Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Wakil Wali Kota Indra Gobel, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Dalam laporannya, Meidi menyampaikan bahwa meskipun terjadi pengurangan anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah kota tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur demi kepentingan masyarakat.
“Walaupun anggaran berkurang, kami tetap berkomitmen agar pembangunan tetap berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 sejumlah program pembangunan telah direncanakan di wilayah Kota Utara, di antaranya rehabilitasi pagar SDN Nomor 93 dengan anggaran Rp200 juta serta rehabilitasi ruang kelas TK Negeri Pembina senilai Rp442,5 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pendidikan.
Selain itu, terdapat peningkatan jalan lingkungan di Perumahan Agrindo, Kelurahan Wongkaditi sebesar Rp189,5 juta, rehabilitasi Kantor Kelurahan Dembe II senilai Rp199,85 juta, serta pemeliharaan bahu jalan Lupoyo sebesar Rp93 juta.
“Kami berharap pembangunan ini dapat meningkatkan aksesibilitas serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Lebih lanjut, Meidi mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo juga berhasil menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat sehingga memperoleh program pembangunan jaringan irigasi tersier melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Program tersebut mencakup sembilan lokasi dengan total anggaran Rp14 miliar, di mana enam lokasi berada di Kecamatan Kota Utara.
“Ini merupakan hasil dari sinergi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat, sehingga Kota Utara mendapat perhatian lebih dalam pembangunan irigasi,” jelasnya.
Untuk tahun 2026, pemerintah kota telah menyiapkan sejumlah rencana lanjutan, di antaranya usulan tiga lokasi tambahan irigasi, pengembangan 92 sambungan rumah air minum di Kelurahan Dulomo dengan anggaran DAK sebesar Rp736 juta, rehabilitasi pagar TK Negeri Pembina senilai Rp200 juta, serta rekonstruksi jalan eks-Tamansari dengan anggaran sekitar Rp3 miliar.
Tak hanya itu, di tingkat kelurahan juga diusulkan pembangunan saluran pembuangan air limbah serta jalan paving block di Kelurahan Dulomo. Pemerintah kota turut menganggarkan pengadaan kendaraan operasional sampah berupa motor Viar untuk setiap kelurahan serta dump truck di tingkat kecamatan pada tahun 2025.
“Pengadaan kendaraan operasional ini diharapkan dapat meningkatkan kebersihan lingkungan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Meidi.
Sebagai penutup, ia menyampaikan progres pembangunan perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Utara yang mencakup ratusan unit rumah tipe 36 dan tipe 45 bagi PNS serta masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemerintah berharap seluruh program pembangunan tersebut dapat memberikan dampak positif serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Utara.
Reporter : Alya N.






Leave a Reply