Gorontalo – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo memimpin Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama yang digelar di ruang kerja Sekda, Kantor Wali Kota Gorontalo, Kamis (21/05/2026) pukul 09.00 Wita. Forum tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pembiayaan layanan kesehatan, kepesertaan BPJS Kesehatan, hingga evaluasi kinerja fasilitas layanan kesehatan di daerah.
Dalam pemaparan yang disampaikan oleh pihak bidang kesehatan, diketahui bahwa anggaran program jaminan kesehatan daerah tahun 2026 telah dialokasikan hampir mencapai Rp22 miliar. Namun demikian, terdapat potensi defisit sekitar Rp2,3 miliar akibat meningkatnya jumlah peserta dan dinamika perubahan data kepesertaan setiap bulan.
Selain itu, ketidaksesuaian data kepesertaan juga disebut berdampak pada meningkatnya beban pembiayaan daerah.
Forum tersebut turut membahas optimalisasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), pengalihan peserta mandiri bagi masyarakat yang telah bekerja formal, hingga temuan potensi kelebihan pembayaran yang saat ini masih dalam proses verifikasi ulang.
Di sisi lain, pembahasan juga menyoroti peningkatan kapitasi berbasis kinerja di fasilitas kesehatan. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian di antaranya pencatatan layanan kesehatan, rujukan non-spesifik, serta keterbatasan tenaga dokter di beberapa puskesmas akibat perpindahan tugas dan pendidikan lanjutan.
Dalam arahannya, Sekda Kota Gorontalo menekankan pentingnya sinkronisasi data dan perbaikan tata kelola kepesertaan agar pembiayaan layanan kesehatan dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran.
Ia juga meminta seluruh pihak terkait untuk memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
Selain itu, Sekda turut mendorong optimalisasi sistem kapitasi dan peningkatan disiplin pelayanan kesehatan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal tanpa membebani kondisi keuangan daerah secara berlebihan.
Forum komunikasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus melakukan evaluasi serta tindak lanjut teknis secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Gorontalo.
Reporter : juriyati






Leave a Reply