Baznas dan Pemkot Gorontalo Perkuat Program Pemberdayaan Umat Lewat Penyaluran Zakat Produktif

KOTA GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo bersama Badan Amil Zakat Nasional menggelar kegiatan pentasyarufan dan pendayagunaan zakat dalam Program Ekonomi Produktif yang berlangsung di Aula BLY Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Kamis (21/5/2026) pukul 09.30 WITA. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terarah dan berkelanjutan.

Dalam program tersebut, berbagai bentuk bantuan disalurkan kepada masyarakat, mulai dari dukungan usaha bagi pelaku kuliner, bantuan sosial kemanusiaan bagi keluarga kurang mampu, hingga pembinaan bagi kelompok penerima manfaat. Seluruh program dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat di berbagai lapisan.

Pemerintah Kota Gorontalo memberikan apresiasi atas meningkatnya kepercayaan masyarakat dan aparatur sipil negara terhadap pengelolaan zakat oleh Baznas. Pemerintah menilai zakat merupakan instrumen penting dalam pemerataan kesejahteraan dan menjadi bagian dari tanggung jawab sosial yang harus terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian dalam kegiatan ini adalah pemanfaatan transportasi lokal berupa bentor untuk mendistribusikan bantuan langsung ke rumah-rumah penerima manfaat. Langkah tersebut dinilai tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan secara efektif, tetapi juga membantu memberdayakan pengemudi bentor yang belakangan menghadapi penurunan pendapatan akibat persaingan jasa transportasi.

Melalui program ini, Baznas dan Pemerintah Kota Gorontalo berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha serta meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan. Ke depan, program pemberdayaan tersebut diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan pada akhirnya tumbuh menjadi pihak yang mampu menunaikan zakat, sehingga siklus pemberdayaan umat dapat terus berjalan secara berkesinambungan.

Reporter : Juriyati