GORONTALO — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Gorontalo menggelar pasar murah bersubsidi yang dipusatkan di Taman Kota Gorontalo. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang telah memadati lokasi sejak pagi hari untuk mendapatkan paket sembako dengan harga terjangkau.
Pasar murah ini diperuntukkan khusus bagi warga yang memiliki KTP Kota Gorontalo. Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan dan dijual dengan harga Rp100 ribu per paket, atau sekitar setengah dari harga normal yang mencapai Rp200 ribu. Selain itu, masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS juga mendapatkan cashback sebesar Rp15 ribu dari Bank BTN.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gorontalo, Haryono Sutono, mengatakan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang hari raya.
“Pemerintah menyediakan 1.000 paket sembako untuk masyarakat kota yang biasanya harga di pasaran sekitar Rp200 ribu per paket, kini dijual hanya Rp100 ribu saja,” ujarnya.
Satu paket sembako yang dijual terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, telur 10 butir, cabai rawit 0,25 kilogram, dan bawang merah 0,25 kilogram.
Tingginya minat masyarakat menyebabkan antrean panjang sejak pukul 08.00 WITA. Bahkan sempat terjadi kericuhan kecil karena warga telah menunggu pembukaan kegiatan oleh Wali Kota Gorontalo, sementara penjualan baru dimulai sekitar pukul 10.00 WITA. Meski demikian, situasi tetap dapat dikendalikan dan kegiatan berlangsung dengan lancar.
Salah seorang warga, Arwin Yahya, mengaku sangat terbantu dengan adanya program pasar murah tersebut, terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

“Alhamdulillah kita sangat terbantu sekali untuk masyarakat, utamanya yang ekonominya di bawah,” katanya.
Masyarakat berharap program pasar murah bersubsidi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena dinilai mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari-hari besar keagamaan.
Reporter : Alya N.






Leave a Reply