Pemkot, BAZNAS, dan BPBD Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Bencana di Hulonthalangi

Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo melalui tim gabungan bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana longsor, pohon tumbang, dan batu jatuh dari lereng gunung di Kecamatan Hulonthalangi, Jumat (5/6/2026).

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Herianto Hiola, didampingi Ketua BAZNAS Kota Gorontalo, Moh. Husain Rauf, Kepala BPBD Kota Gorontalo, Hendry Ticoalu, serta Kepala Bidang Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM), Linang Musa.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan material bangunan guna mendukung proses perbaikan rumah yang terdampak.

“Berdasarkan kondisi di lapangan, rumah warga mengalami kerusakan, sehingga kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah bahan bangunan seperti seng dan kayu,” ujar Herianto Hiola.

Selain bantuan material bangunan, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan. Dinas Sosial menyalurkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan dasar bagi ibu hamil yang turut terdampak bencana.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga terdampak, yakni Erlina Molangga dan Selfi Kadir. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat membantu proses pemulihan pascabencana serta meringankan beban ekonomi keluarga korban.

Sementara itu, Camat Hulonthalangi, Ramli Taliki, menjelaskan bahwa bencana tersebut menimpa dua unit rumah warga yang berada di Kelurahan Tenda.

“Untuk kejadian di Sabua terdapat dua peristiwa. Pertama, kejadian pohon tumbang yang berdampak pada satu kepala keluarga. Kedua, batu yang jatuh dari gunung dan menimpa rumah warga, yang berdampak pada lima jiwa,” jelas Ramli.

Pemerintah Kota Gorontalo memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi warga terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi selama masa pemulihan.