307 UMKM Meriahkan Street Food Jilid II, Peserta Datang dari Berbagai Daerah

Gorontalo – Sebanyak 307 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut meramaikan pembukaan Street Food Jilid II yang digelar di sepanjang Jalan Drs. Ahmad Nadjamudin, Kota Gorontalo, Sabtu (6/6/2026).

Jumlah tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, Muttakin Adam, saat menyampaikan laporan panitia pada acara pembukaan yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Menurut Muttakin, dari total 307 peserta, sebanyak 237 UMKM berasal dari Kota Gorontalo, sementara 70 lainnya datang dari berbagai daerah di luar Kota Gorontalo.

“Pada malam pembukaan ini jumlah pelaku UMKM sekitar 307. Sebanyak 237 UMKM berasal dari Kota Gorontalo dan 70 lainnya dari luar daerah,” ungkap Muttakin.

Ia menilai tingginya partisipasi pelaku usaha menjadi indikator bahwa kegiatan Street Food semakin dikenal luas dan mendapat respons positif dari masyarakat maupun pelaku UMKM.

Bahkan, kata dia, sejumlah peserta dari luar daerah turut ambil bagian setelah mengetahui pelaksanaan kegiatan tersebut melalui informasi yang beredar di masyarakat.

“Ada penjual keyabo dari Botutonuo dan pelaku usaha kopi dari Kabupaten Boalemo yang datang khusus untuk membuka lapak di lokasi Street Food. Begitu mereka mendengar ada kegiatan ini, mereka langsung ikut meramaikan,” jelasnya.

Muttakin menjelaskan, pelaksanaan Street Food Jilid II menunjukkan peningkatan dibandingkan kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di kawasan Jalan Nani Wartabone, tepatnya di sekitar Rumah Dinas Gubernur hingga Simpang McDonald’s.

Selain menghadirkan beragam kuliner tradisional dan makanan kekinian, kegiatan tersebut juga menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam laporannya, Muttakin turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Bagian Umum yang membantu penataan kawasan, penerangan, dan penyediaan jaringan listrik.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Setiap pelaku UMKM diwajibkan membersihkan area di sekitar lapak masing-masing setelah selesai beraktivitas.

“Kami ingin kegiatan ini ramai, tetapi tetap tertib dan bersih seperti yang sudah diterapkan pada pelaksanaan sebelumnya,” tambahnya.

Street Food Jilid II secara resmi dibuka oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Pemerintah Kota Gorontalo berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pemberdayaan UMKM sekaligus destinasi kuliner yang mampu menarik minat masyarakat dan pengunjung dari berbagai daerah.