ALISHTER Gelar Training of User bagi Petani di Desa Pohe, Sosialisasikan Penggunaan Herbisida Terbatas yang Aman dan Efektif

Gorontalo – Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (ALISHTER) menggelar kegiatan Training of User bagi masyarakat petani di Desa Pohe, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai penggunaan herbisida terbatas yang aman, efektif, serta ramah terhadap kesehatan dan lingkungan.

 

Pelaksanaan pelatihan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman, SP., M.Si, serta Ketua Umum ALISHTER, Mulyadi Benteng.

 

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai tata cara penggunaan herbisida terbatas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat dimanfaatkan secara tepat dan memberikan hasil yang optimal bagi sektor pertanian.

 

Ketua ALISHTER Sulawesi Utara-Gorontalo, Anang Efendi, mengatakan bahwa sosialisasi dan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya edukasi kepada para petani mengenai pentingnya penggunaan herbisida secara aman dan efektif.

 

“Sosialisasi dan pelatihan herbisida terbatas ini dalam rangka mensosialisasikan bagaimana cara penggunaan herbisida terbatas yang aman dan efektif,” ujarnya.

 

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga disertai dengan praktik langsung di lapangan. Materi yang diberikan meliputi pemahaman terhadap label produk, penanganan limbah, hingga teknik penyemprotan yang aman dan efektif.

 

“ALISHTER tidak hanya melaksanakan sosialisasi, tetapi juga memberikan praktik langsung terkait pemahaman label, penanganan limbah, serta penyemprotan yang aman dan efektif,” ungkap Anang Efendi.

 

Sementara itu, Ketua Umum ALISHTER, Mulyadi Benteng, menegaskan bahwa penggunaan herbisida terbatas yang tepat dapat memberikan manfaat bagi petani, baik dari sisi efisiensi maupun efektivitas, dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan kelestarian lingkungan.

 

“Penggunaan herbisida terbatas ini diharapkan dapat membantu petani menjadi lebih efisien dan efektif, dengan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan yang sekecil mungkin. Sebisa mungkin kita mengurangi dampak kesehatan dan lingkungan dari penggunaan herbisida terbatas ini,” tutur Mulyadi Benteng.

 

Melalui kegiatan Training of User tersebut, ALISHTER berharap para petani dapat semakin memahami pentingnya penggunaan herbisida secara bijak, sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan.