Mahasiswa KKN UNG Resmi Dilepas ke Desa Tupa, Bawa Program Pemberdayaan Hukum dan Ketahanan Pangan

Gorontalo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian di *Desa Tupa, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango*.

Pelepasan mahasiswa KKN tersebut menjadi langkah awal bagi tim untuk menjalankan rangkaian program pengabdian sekaligus berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat selama berada di lokasi KKN.

 

Dalam pengabdian kali ini, mahasiswa mengusung program *“Pemberdayaan Hukum Melalui Pelatihan Penyelesaian Sengketa dan Optimalisasi Pengelolaan Aset BUMDes pada Program Ketahanan Pangan Desa.”*

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyelesaian sengketa sekaligus mendorong pengelolaan aset Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) secara lebih optimal dalam mendukung program ketahanan pangan.

Kegiatan KKN ini berada di bawah pendampingan *Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Lisnawaty W. Badu, Julius T. Mandjo, dan Agung Prayuda Yahya.* Para DPL akan mendampingi mahasiswa dalam pelaksanaan program serta memastikan kegiatan pengabdian berjalan sesuai dengan tujuan yang telah dirancang.

Setibanya di Desa Tupa, mahasiswa KKN diharapkan dapat membangun komunikasi dan sinergi bersama pemerintah desa serta masyarakat. Proses tersebut menjadi penting agar program yang dilaksanakan benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki desa.

Melalui pelaksanaan KKN ini, mahasiswa UNG tidak hanya dituntut untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar memahami dinamika kehidupan masyarakat secara langsung.

Kehadiran mahasiswa di Desa Tupa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif melalui edukasi, pemberdayaan, serta kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan ketahanan pangan desa.

Pelepasan ini pun menjadi awal dari perjalanan pengabdian mahasiswa KKN UNG di Desa Tupa, dengan membawa semangat untuk belajar, berkolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.