Wali Kota Adhan Ingin Warga Gorontalo Terus Ingat Perjuangan Para Pejuang

GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengajak masyarakat untuk tidak melupakan jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah membawa Indonesia meraih kemerdekaan.

Menurut Adhan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan generasi terdahulu sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diwariskan kepada generasi saat ini.

Pesan tersebut disampaikan Adhan saat memberikan sambutan pada penutupan rangkaian Bulan Wawasan Kebangsaan di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Senin (31/8/2026).

Adhan mengungkapkan, gagasan pelaksanaan Bulan Wawasan Kebangsaan di Kota Gorontalo tidak terlepas dari pengalaman pribadinya ketika mengikuti pendidikan politik tentang wawasan kebangsaan pada 1985.

“Saya mengikuti pendidikan politik tentang wawasan kebangsaan tahun 1985,” kata Adhan.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu dorongan bagi dirinya untuk menghadirkan kegiatan yang dapat menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya wawasan kebangsaan.

Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali mengenang jasa para pejuang yang telah mendahului generasi sekarang.

“Saya berusaha menggugah hati masyarakat supaya selalu mengingat para pejuang yang telah mendahului kita dan telah memproklamasikan kemerdekaan,” ujarnya.

Menurut Adhan, mengenang perjuangan para pahlawan harus dibarengi dengan rasa syukur dan penghargaan terhadap kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para pejuang agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Bagi Adhan, menjaga ingatan terhadap perjuangan para pahlawan merupakan bagian dari tanggung jawab generasi penerus. Kemerdekaan yang telah diperoleh tidak boleh hanya diperingati secara seremonial, tetapi harus diisi dengan upaya mempertahankan persatuan dan membangun bangsa.

“Kita harus ingat terus,” tegasnya.

Semangat tersebut, kata Adhan, salah satunya dapat diwujudkan melalui simbol-simbol kebangsaan, termasuk penggunaan dan pengibaran Bendera Merah Putih.

Ia pun memberikan apresiasi kepada jajaran pegawai Pemerintah Kota Gorontalo yang tetap memasang dan menggunakan Merah Putih sejak 1 Agustus hingga 31 Agustus 2026.

“Hari ini terakhir Merah Putih. Saya ingin mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang sangat mendalam kepada teman-teman pegawai yang dari tanggal 1 Agustus sampai hari ini masih bersama-sama dengan Merah Putih,” ungkapnya.

Menurutnya, kebiasaan mengibarkan Merah Putih tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi juga dapat memperkuat rasa nasionalisme dan semangat kebangsaan di lingkungan pemerintahan.

Adhan berharap semangat tersebut tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan Bulan Wawasan Kebangsaan berakhir. Nilai persatuan, kebersamaan dan kecintaan terhadap bangsa harus terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita yang penerus-penerus sekarang ini berusaha berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Adhan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, pelajar, serta jajaran Pemerintah Kota Gorontalo yang telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan selama Bulan Wawasan Kebangsaan.

Sejumlah kegiatan olahraga dan seni digelar dengan melibatkan pelajar SMP se-Provinsi Gorontalo serta jajaran pemerintah kota.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga semangat kemerdekaan agar tetap hidup dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Bulan Wawasan Kebangsaan Kota Gorontalo berlangsung sepanjang Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Adhan berharap semangat kebangsaan yang telah dibangun selama kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi energi bersama dalam membangun Kota Gorontalo yang lebih maju, aman, dan sejahtera.