GORONTALO – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Gorontalo, Nuryanto, menegaskan pentingnya evaluasi yang terukur dan berkelanjutan dalam pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Evaluasi diperlukan untuk memastikan pendampingan dan bantuan bagi anak-anak serta keluarga berisiko stunting benar-benar tepat sasaran.
Penegasan tersebut disampaikan Nuryanto saat membuka kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pembinaan GENTING Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026 di Hotel GrandQ Kota Gorontalo, Selasa (20/10/2026).
Dalam arahannya, Nuryanto menekankan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan komitmen bersama dan sinergi lintas sektor. Menurutnya, program GENTING tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui pendampingan nyata kepada penerima manfaat.
“Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting ini hadir sebagai bentuk kepedulian bersama. Melalui evaluasi ini, kita ingin melihat sejauh mana efektivitas pendampingan yang telah berjalan, apa hambatan di lapangan, serta memastikan bantuan nutrisi maupun pembinaan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi aparatur sipil negara (ASN), pihak swasta, dan berbagai elemen masyarakat yang telah berkontribusi sebagai orang tua asuh dalam program tersebut.
Menurut Nuryanto, keterlibatan aktif para orang tua asuh menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kota Gorontalo.
“Pencegahan stunting harus kita lakukan dari hulu ke hilir secara konsisten. Saya berharap melalui rapat evaluasi tahun 2026 ini, didapatkan data real-time terkait perkembangan tumbuh kembang anak-anak yang dibina, sehingga intervensi selanjutnya bisa lebih terarah,” tambahnya.
Melalui evaluasi ini, pelaksanaan program GENTING diharapkan dapat semakin terarah, mulai dari pemantauan perkembangan anak, identifikasi kendala pendampingan, hingga penyesuaian intervensi sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Nuryanto menegaskan, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh besarnya dukungan yang diberikan, tetapi juga oleh ketepatan sasaran, konsistensi pendampingan, dan kemampuan seluruh pihak dalam mengevaluasi hasil pelaksanaan program secara berkelanjutan.
Reporter : reza






Leave a Reply