Gorontalo – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 membawa dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat Gorontalo. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengatakan geliat ekonomi mulai terlihat sejak rangkaian kegiatan berlangsung, terutama di wilayah Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo yang menjadi pusat pelaksanaan acara.
Menurut Gusnar, tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah telah mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Hal tersebut terlihat dari tingkat hunian hotel dan penginapan yang hampir penuh, ramainya rumah makan, meningkatnya aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga padatnya arus kendaraan menuju lokasi kegiatan.
“Secara kasat mata terjadi geliat ekonomi yang sangat signifikan. Hotel-hotel penuh, penginapan juga penuh, rumah makan ramai, gerai-gerai UKM ramai, bahkan terjadi kemacetan yang luar biasa karena padatnya aktivitas selama PENAS,” ujar Gusnar.
Ia menilai, dampak ekonomi dari penyelenggaraan PENAS XVII tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha besar, tetapi juga oleh masyarakat secara luas. Mulai dari pemilik penginapan, pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga pengemudi bentor turut merasakan meningkatnya aktivitas ekonomi selama ribuan peserta dari berbagai provinsi berada di Gorontalo.
Menurut Gusnar, PENAS XVII tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengetahuan bagi petani dan nelayan se-Indonesia, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Gorontalo kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Semakin banyak orang yang mengenal Gorontalo, kata dia, semakin besar pula peluang daerah tersebut untuk menarik kunjungan wisatawan maupun investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.
“PENAS bukan hanya membawa manfaat bagi sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan kegiatan berskala nasional seperti PENAS dapat terus dilaksanakan di Gorontalo maupun daerah lainnya, karena terbukti mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai tujuan kegiatan nasional.
PENAS XVII yang untuk pertama kalinya digelar di kawasan Indonesia Timur tersebut menjadi momentum penting bagi Gorontalo untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah, sekaligus membuktikan bahwa kegiatan nasional mampu menghadirkan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Reporter : Ica






Leave a Reply