Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran Bareng TNI-Polri

Pemerintah Kota Gorontalo mengintensifkan upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui penerapan strategi “4K”.

Langkah ini difokuskan pada menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Strategi 4K yang dimaksud mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif antarinstansi. Pendekatan ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak guna merespons cepat dinamika harga di lapangan.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Gorontalo menegaskan bahwa aspek komunikasi menjadi kunci utama dalam pengendalian inflasi, terutama melalui koordinasi lintas sektor bersama Satgas Pangan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah turut menggandeng unsur TNI dan Polri untuk melakukan operasi pasar serta pemantauan langsung di pasar tradisional.

“Satgas Pangan dan TPID harus turun ke pasar untuk melihat perkembangan harga secara nyata,” ujar Kabag Ekonomi, Kaima Camaru dalam rapat Forkopimda diperluas.

Langkah ini diambil menyusul fluktuasi harga sejumlah komoditas, khususnya cabai rawit yang menjadi salah satu penyumbang inflasi tertinggi. Tingginya konsumsi masyarakat terhadap komoditas tersebut menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga.

Selain pemantauan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah intervensi untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Di antaranya pelaksanaan pasar murah yang telah digelar dua kali, yakni sebelum Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Tak hanya itu, Pemkot Gorontalo juga merancang layanan pasar mobile yang akan bekerja sama dengan Korpri Mart guna memperluas akses distribusi bahan pokok ke masyarakat.

Di sektor pangan, upaya stabilisasi harga beras dilakukan melalui kerja sama dengan Bulog agar stok tetap terjaga dan harga di pasaran tidak mengalami lonjakan.

Berdasarkan data neraca pangan dari Dinas Pangan dan Pertanian, ketersediaan

komoditas pangan pokok di Kota Gorontalo sepanjang Maret dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.