Kabupaten Gorontalo – Warga Kelurahan Bulota, Kabupaten Gorontalo, kembali mempertanyakan kepastian pembangunan jembatan penghubung antarwilayah yang rusak sejak tahun 2021. Hingga memasuki tahun 2026, jembatan tersebut belum juga diperbaiki meski menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Jembatan itu diketahui menjadi satu-satunya penghubung bagi sejumlah wilayah seperti Kelurahan Malahu, Desa Tapaluluo, Desa Dulanayo Barat, Moluluelo, hingga wilayah Polohungo. Setiap hari masyarakat melewati jembatan tersebut untuk bekerja, menuju pasar, mengangkut hasil pertanian, hingga anak-anak yang pergi ke sekolah.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga karena selama lima tahun terakhir belum ada realisasi pembangunan, meskipun sejumlah instansi pemerintah disebut sudah beberapa kali turun langsung melakukan peninjauan dan pengukuran di lokasi.

Warga mengaku pihak DPRD Kab. Gorontalo, dinas Pekerjaan Umum (PU) kab.Gorontalo , hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pernah melakukan dokumentasi dan survei lapangan. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan pembangunan akan dimulai.
Kondisi jembatan pun dinilai semakin memprihatinkan. Sejumlah lubang mulai muncul di beberapa bagian badan jembatan dan dikhawatirkan membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor dan bentor yang setiap hari melintas.
“Jangan sampai harus ada korban jiwa dulu baru diperbaiki,” keluh salah satu warga.
Saat ditemui pada Minggu (24/05/2026) di Lingkungan V Polahua, Kelurahan Bulota, warga bernama Mohammad Rahman atau yang akrab disapa Ka Dua Suan mengatakan masyarakat hanya berharap adanya solusi agar aktivitas warga dapat kembali berjalan aman dan nyaman.
Ia mengaku warga sering merasa waswas saat melintasi jembatan tersebut, terutama ketika membawa kebutuhan rumah tangga maupun hasil pertanian.
Menurut informasi yang diterima warga, pembangunan jembatan belum dapat dilakukan karena status lahan di lokasi tersebut disebut bukan sepenuhnya milik pemerintah. Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah daerah tetap dapat mencari solusi demi keselamatan dan kepentingan masyarakat luas.
Bagi warga Bulota, jembatan tersebut bukan sekadar akses jalan, tetapi juga penghubung utama kehidupan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat sehari-hari. Karena itu, mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.
Reporter : juriyati






Leave a Reply