GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, mewakili Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, pada Jumat (29/5/2026).

Penyerahan bantuan turut didampingi Kepala BPBD Kota Gorontalo, Hendri Ticoalu, Ketua BAZNAS Kota Gorontalo, Moh. Husain Rauf, serta Camat Hulonthalangi, Ramli Taliki.
Bantuan diberikan kepada keluarga korban yang rumahnya terbakar pada Rabu malam (27/5/2026) sekitar pukul 20.35 WITA di Jalan Botuliodu, Kelurahan Pohe. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril bagi korban yang tengah menghadapi musibah.
Camat Hulonthalangi, Ramli Taliki, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan dasar untuk membantu meringankan beban korban pascakebakaran.
“Bantuan yang diberikan berupa sembako, pakaian, kasur, peralatan masak, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya,” ujar Ramli.
Menurutnya, rumah yang terbakar dihuni oleh dua orang, yakni Rahman Abdullah bersama pamannya, Jaidu Abdullah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari kamar milik Jaidu Abdullah. Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan satu unit rumah. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp75 juta.
Tim Pemadam Kebakaran Kota Gorontalo yang mengerahkan dua unit mobil pemadam berhasil memadamkan api dengan bantuan masyarakat sekitar. Selain itu, Tim Puskesmas Hulonthalangi juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban dan warga yang terdampak.
Saat ini, korban sementara mengungsi di rumah keluarga terdekat sambil menunggu proses pemulihan pascakebakaran.
Pada kesempatan tersebut, Ramli Taliki turut mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak atau kurang terawat.
“Pemerintah berharap masyarakat rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan tidak meninggalkan perangkat elektronik dalam keadaan menyala agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tutupnya.
Pemerintah Kota Gorontalo menegaskan akan terus hadir memberikan bantuan dan pendampingan kepada warga yang mengalami musibah, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan pencegahan kebakaran di lingkungan tempat tinggal.






Leave a Reply