Indra Gobel: Kinerja Camat dan Lurah Jadi Wajah Pemerintah di Mata Masyarakat

Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kapasitas aparatur kewilayahan. Hal itu diwujudkan dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Kinerja Camat dan Lurah se-Kota Gorontalo yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Rabu (8/7/2026).

Dalam sambutannya, Indra Gobel menegaskan bahwa camat dan lurah merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah yang setiap hari berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat.

Karena itu, menurutnya, kualitas pelayanan yang diberikan aparat di tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi cerminan sekaligus tolok ukur keberhasilan Pemerintah Kota Gorontalo di mata publik.

“Di tangan bapak dan ibu sekalian, wajah Pemerintah Kota Gorontalo langsung dirasakan masyarakat. Selama 24 jam, tujuh hari dalam sepekan, keluhan warga bermuara kepada camat dan lurah. Maka dari itu kapasitas dan kompetensi harus terus ditingkatkan,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, camat dan lurah tidak hanya bertugas menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga memegang peran strategis dalam pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, koordinasi pembangunan, hingga menjaga stabilitas wilayah.

Oleh sebab itu, aparatur kewilayahan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjawab ekspektasi masyarakat yang terus meningkat terhadap kualitas pelayanan pemerintah.

“Kondisi ini menjadikan peningkatan kompetensi aparatur kewilayahan sebagai sebuah kebutuhan, bukan lagi sekadar pelengkap dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

Melalui kegiatan bimtek tersebut, para camat dan lurah diharapkan semakin memahami regulasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sekaligus meningkatkan kemampuan manajerial dalam mengelola wilayah, anggaran kelurahan, serta sumber daya manusia.

Selain itu, peserta juga didorong untuk memperkuat pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik, mulai dari penggunaan aplikasi layanan pemerintahan, pengelolaan media sosial resmi pemerintah, hingga pengelolaan data kependudukan sebagai bagian dari transformasi birokrasi.

Menurut Indra, penguatan kompetensi aparatur menjadi semakin penting mengingat Pemerintah Kota Gorontalo tengah menghadapi berbagai agenda strategis pada tahun 2026, seperti pengendalian inflasi daerah, percepatan pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Keberhasilan berbagai program pemerintah sangat bergantung pada kemampuan camat dan lurah memastikan setiap kebijakan benar-benar sampai dan dirasakan masyarakat hingga ke tingkat RT dan RW,” katanya.

Di akhir arahannya, Indra mengajak seluruh camat dan lurah untuk terus memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kondusivitas wilayah dan mempercepat pembangunan di Kota Gorontalo.