GORONTALO – DPRD Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2027 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (13/7/2026).
Rapat tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta anggota DPRD Provinsi Gorontalo.
Dalam pidato pengantarnya, Gubernur Gusnar Ismail menjelaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS APBD 2027 dirancang sebagai landasan untuk mempercepat pembangunan daerah melalui penguatan sektor-sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan diarahkan untuk menopang aktivitas produksi dan membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah. Di saat yang sama, pemerintah juga akan memperkuat iklim investasi agar mampu meningkatkan daya saing daerah.
Selain itu, sektor pertanian, kelautan, pariwisata, dan UMKM tetap menjadi prioritas pembangunan karena dinilai memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Gusnar juga menegaskan bahwa transformasi digital akan terus diperluas, khususnya dalam pelayanan publik, bersamaan dengan penguatan ketahanan pangan, energi, dan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 tetap mengacu pada prinsip pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Pemerintah optimistis target pendapatan daerah dapat tercapai melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemanfaatan potensi ekonomi, serta sinergi dengan program-program strategis pemerintah pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan sejumlah agenda prioritas yang akan dilanjutkan pada tahun mendatang. Di antaranya peningkatan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern, pengembangan sektor pertambangan rakyat yang berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, serta penguatan investasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Tak hanya itu, pemerintah juga terus mempersiapkan pembangunan kawasan hilirisasi ayam terintegrasi. Saat ini prosesnya masih berada pada tahap penyelesaian administrasi dan legalitas lahan agar pelaksanaannya memiliki kepastian hukum sebelum direalisasikan bersama mitra strategis.
Sementara itu, pembangunan Gedung Asrama Haji tetap menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Berbagai tahapan pengadaan terus dipercepat agar pelaksanaan pembangunan dapat dimulai lebih awal dan selesai sesuai target yang ditetapkan.
Usai penyampaian pengantar gubernur, rapat dilanjutkan dengan penyerahan dokumen Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD Provinsi Gorontalo sebagai awal dari proses pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif.
Melalui tahapan tersebut, DPRD bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen menyusun kebijakan anggaran yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah, memperkuat perekonomian, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.






Leave a Reply