Bukan Sekadar Wakil Dapil, Meyke Camaru Tegaskan Siap Perjuangkan Bantuan untuk Seluruh Masyarakat Gorontalo

Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, menegaskan bahwa komitmennya sebagai wakil rakyat tidak dibatasi oleh wilayah daerah pemilihan (dapil). Meski terpilih dari Dapil Kota Gorontalo, Meyke menyatakan siap memperjuangkan berbagai program bantuan bagi masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo, termasuk di kabupaten.

Pernyataan tersebut disampaikan Meyke saat melaksanakan reses masa persidangan ketiga Tahun 2025–2026 di Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Rabu (8/7/2026).

Menurut politisi Partai Golkar itu, tugas seorang anggota DPRD Provinsi bukan hanya mengawal kepentingan konstituen di dapilnya, tetapi juga memastikan program-program pemerintah provinsi dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat di seluruh daerah.

“Penerima bantuan itu tidak harus selalu dari Dapil Kota Gorontalo saja. Kalau ada masyarakat di kabupaten yang memang membutuhkan dan memenuhi syarat program, saya juga siap membantu dan memperjuangkannya,” ujar Meyke.

Ia menjelaskan, selama program yang diusulkan berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, dirinya akan berupaya mengawal agar masyarakat dapat memperoleh manfaatnya.

Meyke menilai pembangunan dan program kesejahteraan tidak boleh dipandang semata-mata berdasarkan batas wilayah politik. Sebagai anggota DPRD tingkat provinsi, ia memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten dan kota di Gorontalo.

“Yang terpenting adalah masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan perhatian. Selama itu menjadi kewenangan provinsi, saya akan berusaha mengawal dan memperjuangkannya,” katanya.

Dalam berbagai agenda reses yang telah dilaksanakan, Meyke mengaku menerima banyak aspirasi masyarakat, mulai dari bantuan UMKM, pasar murah, pemberdayaan perempuan, pendidikan, hingga kebutuhan infrastruktur. Seluruh aspirasi tersebut akan dipilah berdasarkan kewenangan pemerintah daerah sebelum diperjuangkan dalam pembahasan anggaran.

Ia berharap masyarakat, baik di Kota Gorontalo maupun di wilayah kabupaten, tidak ragu menyampaikan kebutuhan dan usulan program kepada dirinya.

“Reses bukan hanya agenda mendengar aspirasi, tetapi menjadi komitmen kami untuk membawa suara masyarakat ke meja pembahasan anggaran. Kami ingin memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” pungkas Meyke.

Reporter : reza