Wali Kota Gorontalo: Peran Orang Tua dan Warga Kunci Jaga Generasi dan Keamanan Kota

Kota Gorontalo, 6 April 2026 — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo tahun 2026, Pemerintah Kota Gorontalo menggelar kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di Kelurahan Dulomo, Kecamatan Kota Utara, Senin (6/4). Kegiatan yang berlangsung di lapangan bola Kelurahan Dulomo ini dihadiri langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Kapolres Gorontalo Kota, Kepala BNK, Sekretaris Daerah, para camat, lurah, serta masyarakat setempat.

Silaturahmi ini menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah dan warga, sekaligus sarana penyampaian program serta imbauan penting. Dalam kesempatan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) turut menghadirkan layanan perekaman KTP digital secara gratis bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Gorontalo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjangkau seluruh wilayah. Ia menargetkan kunjungan ke sekitar 50 kelurahan guna menyerap aspirasi warga dan memperkuat kolaborasi pembangunan.

“Memang target saya, semua kelurahan akan kita kunjungi, sekitar 50 kelurahan yang ada di Kota Gorontalo,” ujarnya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan (kamtibmas), termasuk memberantas peredaran narkoba dan minuman keras, serta mengatasi persoalan sosial seperti kenakalan remaja dan pelecehan seksual.

Saat ini, pemerintah kota bersama aparat telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Narkoba dan Minuman Keras di setiap kelurahan. Masyarakat diimbau untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

“Oleh karena itu, masyarakat juga kami minta kerja samanya. Kalau ada aktivitas yang melanggar, segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan telepon genggam oleh anak-anak. Ia mengingatkan bahwa penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif terhadap perkembangan anak.

“Lebih baik anak menangis sekarang karena dibatasi penggunaan HP, daripada masa depannya rusak akibat pengaruh negatif,” ujarnya.

Di sektor kebersihan, pemerintah terus meningkatkan pengelolaan sampah dengan menyediakan fasilitas penunjang di setiap kelurahan serta armada pengangkut. Warga juga diajak berpartisipasi melalui pembayaran retribusi sampah sebesar Rp25.000 per rumah.

Tak hanya itu, pemerintah mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, termasuk pajak kendaraan dan parkir tahunan.

Meski menghadapi tantangan pengurangan anggaran dari pemerintah pusat, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan akan tetap berjalan dengan mengandalkan dukungan masyarakat.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dengan antusias dan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga dalam mewujudkan Kota Gorontalo yang lebih maju, aman, dan sejahtera

Reporter : Alya N.