Gorontalo, (26/5/26) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harga ikan di kawasan pelelangan ikan Kota Gorontalo masih terpantau stabil dan belum mengalami kenaikan yang signifikan. Namun, para pedagang memperkirakan harga ikan akan mulai meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring berkurangnya aktivitas penangkapan ikan oleh nelayan yang sedang mempersiapkan perayaan Iduladha.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh banyaknya kapal nelayan yang telah sandar di dermaga dan sementara menghentikan aktivitas melaut. Akibatnya, pasokan ikan diperkirakan akan berkurang sehingga berpotensi memengaruhi harga di tingkat pedagang maupun konsumen.
Salah satu pedagang ikan di kawasan pelelangan, Emil Salilama, menjelaskan bahwa saat ini lapaknya menyediakan berbagai jenis ikan dan hasil laut dengan harga yang masih relatif terjangkau.
“Di lapak kami tersedia berbagai jenis ikan seperti oci, lajang, cakalang, dehu, kodi-kodi, ikan batu, udang, dan suntung dengan harga yang bervariasi sesuai jenis dan ukuran ikan,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (26/5/2026).

Menurut Emil, harga ikan saat ini berkisar antara Rp20.000 hingga Rp30.000 per kilogram untuk beberapa jenis ikan konsumsi. Sementara itu, ikan dehu dijual dengan harga Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram, ikan oci berkisar Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogram, ikan lajang sekitar Rp25.000 per kilogram, sedangkan ikan batu dijual mulai dari Rp30.000 hingga Rp90.000 per kilogram tergantung ukuran dan kualitasnya.
Meskipun ada potensi kenaikan harga dalam waktu dekat, Emil berharap penjualan di lapaknya tetap ramai hingga perayaan Iduladha berakhir.
“Saya berharap lapak saya tetap banyak pembeli sampai selesai Iduladha. Harga yang kami tawarkan juga masih di bawah standar harga penjualan di beberapa tempat lain sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa lapaknya melayani pembeli setiap hari mulai pukul 17.00 WITA hingga pukul 22.00 WITA.
Dengan masih stabilnya harga ikan saat ini, masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan konsumsi maupun persiapan menjelang hari raya diimbau untuk memanfaatkan kondisi tersebut sebelum kemungkinan terjadinya kenaikan harga akibat berkurangnya pasokan hasil tangkapan nelayan.
Reporter : Juriyati






Leave a Reply