Adhan Dambea Perluas Street UMKM, Jalan Kasuari Jadi Pusat Ekonomi Baru

Gorontalo – Keberhasilan program Street UMKM di Kota Gorontalo terus mendorong Pemerintah Kota Gorontalo memperluas ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Setelah sukses digelar di tiga lokasi berbeda, pemerintah kini menyiapkan kawasan Jalan Kasuari sebagai lokasi penyelenggaraan Street UMKM Jilid IV.

Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, program yang diinisiasi Pemerintah Kota Gorontalo tersebut telah berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat dengan menciptakan pusat-pusat aktivitas perdagangan baru pada malam hari.

Street UMKM edisi pertama yang digelar di sepanjang Jalan Nani Wartabone, mulai dari Rumah Dinas Gubernur hingga kawasan McDonald’s, berhasil membukukan transaksi sebesar Rp452.813.500.

Perkembangan positif kembali terlihat pada pelaksanaan Street UMKM Jilid II di kawasan Rumah Adat Dulohupa hingga SMP Negeri 7 Kota Gorontalo. Meskipun berlangsung di ruas jalan yang lebih pendek, nilai transaksi justru meningkat menjadi Rp495.897.752 hanya dalam empat hari pertama.

Aktivitas ekonomi di lokasi tersebut terus berlanjut hingga Sabtu (27/6/2026), dengan total akumulasi omzet yang telah mencapai Rp1.011.786.752.

Sementara itu, Street UMKM Jilid III yang dipusatkan di kawasan Kota Tua Gorontalo mulai menghadirkan wajah baru kawasan bersejarah tersebut sebagai pusat aktivitas ekonomi malam.

Sebanyak 124 pelaku UMKM ikut ambil bagian pada pembukaan kegiatan, disertai partisipasi toko-toko di sekitar kawasan yang turut membuka usahanya hingga malam hari. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa program Street UMKM tidak hanya menyediakan ruang bagi pedagang kaki lima, tetapi juga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitarnya.

Melihat tren pertumbuhan yang terus meningkat, Pemerintah Kota Gorontalo kembali memperluas jangkauan program dengan menyiapkan Street UMKM Jilid IV di sepanjang Jalan Kasuari.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat menghadiri silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat Kelurahan Ipilo, Sabtu (28/6/2026) malam.

Menurut Adhan, besarnya nilai transaksi yang tercipta membuktikan bahwa program Street UMKM mampu menciptakan perputaran uang secara langsung di tengah masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.

“Dari tanggal 6 sampai sekarang, pendapatan masyarakat sudah Rp1 miliar. Itu uang berputar,” ujar Adhan.

Ia menilai, keberadaan Street UMKM tidak hanya memberikan manfaat bagi para pedagang, tetapi juga berdampak terhadap meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Setiap lokasi penyelenggaraan mampu melahirkan pusat-pusat keramaian baru yang menghidupkan sektor perdagangan dan jasa pada malam hari.

Pemerintah Kota Gorontalo berharap perluasan lokasi Street UMKM dapat semakin memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas kesempatan berusaha, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah Kota Gorontalo.

Dengan hadirnya Street UMKM Jilid IV di kawasan Jalan Kasuari, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh ruang untuk mengembangkan usahanya sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian Kota Gorontalo.