GORONTALO – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Gorontalo, Fahrudin Salilama, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Festival Kuliner Kota Tua atau Street Food Jilid 3 yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo di kawasan Jalan Jenderal Suprapto, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan.
Menurut Fahrudin, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menghidupkan kembali kawasan Kota Tua sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Street Food Jilid 3 merupakan program yang sangat positif. Kami di KNPI Kota Gorontalo mendukung penuh upaya Pemerintah Kota Gorontalo dalam membangkitkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan kawasan Kota Tua sebagai pusat kuliner dan ruang berkumpul masyarakat,” ujar Fahrudin, Minggu (21/6/2026).
Ia menilai kawasan Kota Tua memiliki nilai historis yang besar dan berpotensi menjadi destinasi wisata malam yang mampu menarik minat masyarakat maupun wisatawan. Dengan semakin ramainya aktivitas pada malam hari, maka perputaran ekonomi di kawasan tersebut diyakini akan semakin meningkat.
Fahrudin juga mengapresiasi semangat Pemerintah Kota Gorontalo yang menghadirkan keberagaman budaya dalam pelaksanaan Street Food Jilid 3. Menurutnya, penampilan barongsai dan samrah dalam satu panggung menjadi simbol keharmonisan dan toleransi yang telah lama tumbuh di Kota Gorontalo.
“Keberagaman adalah kekuatan Kota Gorontalo. Apa yang ditampilkan dalam pembukaan Street Food Jilid 3 menunjukkan bahwa perbedaan budaya bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekayaan yang harus terus dijaga bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Fahrudin berharap pelaksanaan Street Food tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan rutin yang mampu menciptakan peluang usaha bagi generasi muda serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ia juga mengajak para pemuda untuk ikut mengambil bagian dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi dan pengembangan potensi daerah.
“Pemuda harus menjadi bagian dari gerakan membangun daerah. Kami berharap Street Food Jilid 3 dapat menjadi awal kebangkitan kawasan Kota Tua sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata unggulan di Kota Gorontalo,” pungkasnya.






Leave a Reply