Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo semakin serius mematangkan rencana pemindahan pusat pemerintahan. Wali Kota Gorontalo didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung meninjau kawasan eks Terminal 42 Andalas yang akan disulap menjadi lokasi Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru, Kamis (01/10/2026).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meidy Novieta Silangen, menjelaskan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk mengecek proses pemagaran sekaligus memastikan pembersihan bangunan yang telah dibebaskan.
“Hari ini kita melakukan peninjauan pemagaran lokasi pembangunan pemerintahan baru Kantor Wali Kota Gorontalo, serta pembersihan beberapa bangunan yang sudah dibayarkan namun belum dibongkar,” ujar Meidy.
Sebagai tindak lanjut cepat dari peninjauan tersebut, Meidy menyebutkan bahwa Wali Kota Gorontalo telah menginstruksikan agar pembongkaran beberapa bangunan segera dikebut mulai esok hari.
“Besok jam 7 pagi, perintah Pak Wali untuk segera dilakukan pembongkaran, serta sisa-sisa pohon yang harus dibenahi,” tambahnya.
Terkait progres pembangunan, pihak Dinas PUPR saat ini tengah fokus menyelesaikan dokumen Detail Engineering Design (DED). Tahapan pendahuluan berupa pengumpulan data telah berjalan selama satu bulan dan ditargetkan rampung pada Desember mendatang.
“Insya Allah pembangunan dimulai tahun depan. Karena sekarang DED sudah sementara berjalan, juga sudah dilakukan pendahuluan selama satu bulan untuk mengumpulkan data, Insya Allah Desember selesai,” pungkas Meidy.
Dengan dimulainya penataan dan pembersihan lahan ini, kehadiran kompleks perkantoran baru di kawasan Andalas diharapkan segera terwujud guna menghadirkan fasilitas pelayanan publik yang lebih representatif bagi masyarakat Kota Gorontalo.
“Insya Allah pembangunan akan dimulai tahun depan,” ujarnya.






Leave a Reply